Bisnis Adalah Transaksi Sosial

2 comments 502 views

Ini kisah seorang teman yang kesehariannya memiliki attitude kurang bagus dalam masalah bersosial dengan orang lain. Tutur katanya sering menyepelekan orang lain bahkan tak jarang dia merendahkan orang lain dengan bahasanya. Mindset berpikirnya terhadap orang lain selalu negatif, kalimatnya selalu berunsur propokatif dan iri dengki.

Suatu waktu dia memiliki sekitar 5 ide bisnis yang menurut saya apabila ini di ekskusi hasilnya akan fantastis.

Berjalanlah dua ide bisnisnya, dengan perlahan dia bangun tahap demi tahap.. hasilnya ternyata nol. Semua produk yang dia jual tidak ada yang beli. Harga kemudian dia turunkan sedemikian rupa, hasilnya tetap nol.
Produk kemudian dia kemas se-elegan mungkin, semenarik mungkin namun hasilnya tetap nol. Segala cara dia coba dan hasilnyapun sama yaitu nol.

Pilihan satu-satunya adalah dia menawarkan ide bisnisnya pada orang lain. Bisa ke pebisnis yang sudah jalan bisnisnya, bagus marketingnya dan terpercaya eksistensinya. Atau ke pemilik modal besar untuk kemudian bombardir strategi bisnis.

Satu persatu sahabat yang punya bisnis dia datangi. Dia tawarkan konsep produknya, sedetail mungkin, selengkap mungkin dan hasilnya ternyata tetap nol. Entah sudah berapa puluh teman yang dia tawarkan konsep bisnisnya, semua sama menolak bermitra dengannya.

Melihat kejadian ini sebenarnya saya ingin memberitahukan pada dia bahwa :

Sehebat apapun, sebagus apapun produk atau ide bisnis tapi kalau konsumen mengetahui attitude kita dalam memperlakukan mereka jelek, maka sudah dapat dipastikan hasilnya nol. Kenapa?

Transaksi bisnis antara produsen dan konsumen atau antara produsen dengan mitranya adalah transaksi sosial. Maka ketika aspek sosial tersebut buruk, ini secara langsung akan menghentikan logika manusia dalam mempertimbangkan apapun yang ada pada transaksi tersebut.

Harga produk rendah, secara logika seharusnya konsumen membeli tapi ternyata tidak. Karena mereka sudah tidak menggunakan lagi logika ketika persepsi sosial sudah tergambar.
Sikap dalam memperlakukan orang lain adalah benih yang akan menghasilkan trust. Ilmu ini yang mahal dalam bisnis. Secanggih apapun bisnis kita, tapi kalau sudah kehilangan kepercayaan maka outputnya dipastikan nol bahkan minus.

Sikap itu seperti pantulan wujud ketika kita bercermin. Buruk sikap kita pada orang lain, maka buruk juga pantulan orang lain pada kehidupan kita, pada bisnis kita, pada imej kita, pada rizki kita dan pada aspek apapun. Percaya dech..

bisnis adalah transaksi sosial 1

Semoga ini menjadi pelajaran berharga untuk kita, sebuah tadabbur hidup yang perlu kita renungkan.
Sahabat kangaef.com jangan pernah mengubur kepercayaan dengan sikap buruk. Karena sekali terkubur akan susah mengembalikannya..

author
Penulis: 
Catatan Sederhana Kang Aef
  1. author

    husni2 tahun ago

    Tulisan kangaef tidak sekadar menginspirasi, tapi juga menjadi ‘panggeuing’, keren kang

    Balas
    • author
      Penulis

      Kang Aef2 tahun ago

      Hatur nuhun kang, minimal menjadi “panggeuing” diri sendiri.. Belajar dari hidup dan kehidupan. Bahwa selalu ada messengger yg ngin disampaikan Tuhan di setiap kejadian..

      Balas

Tinggalkan pesan "Bisnis Adalah Transaksi Sosial"