Dia Maha Baik dan Selalu Baik

Tidak ada komentar 18 views

Ini hari libur, tapi petugas layanan publik tetap saja ada yang harus berjaga. Termasuk RSUD Majalengka ini. Saya duduk sendiri di ruang antrian untuk pelunasan biaya persalinan anak ketiga, terlahir dilewati dengan SC dan bermalam selama 4 hari.. (anggap saja liburan akhir tahun hee).

Selama berada di Rumah Sakit tidak ada sedikitpun kecemasan perihal pembiayaan rumah sakit. Bukan berarti saya punya banyak uang, bukan.. bukan itu. Penyebabnya hanya karena saya sudah terlalu sering belajar dari kehidupan ini. Sudah terlalu banyak kejadian yang saya lewati sejak remaja hingga sekarang, yang kesemuanya tidak ada yang baru dan tak ada yang aneh. Saya selalu mendapatkan quote bahwa Alloh itu belum pernah menimpakan sesuatu diluar kemampuan hamba-Nya.

Kalau harus dirinci, entah sudah berapa kali saya menghadapi masalah dan endingnya yaa tetap saja ga apa-apa, tetap saja masih bisa hidup dan menikmati kehidupan. Bahkan alhamdulillah saya selalu menemukan Dia di setiap kejadian, semakin menguatkan iman bahwa Dia memang ada dan Maha Baik.

iman

Sekarangpun begitu, dalam tas kecil bermerk eiger ini saya membawa uang sekian juta. Lintasan fikiran terkadang bertanya : “cukup ga yaa..?”, tapi lintasan iman ga bisa dibohongi, hati selalu menjawab :”tenang saja Alloh pasti tidak akan membebani hamba-Nya diluar kemampuan hamba itu”. Dan, benar saja justru uangnya kelebihan.

Kejadian-kejadian kecil seperti ini harusnya menjadi makanan hati untuk menguatkan iman. Cerita saya ini hanya sederhana, tapi ada yang lebih ingin saya bagikan untuk kita semua, yaitu perkara iman, memandang segala sesuatu dari kaca mata iman, menghadirkan dan merasakan Tuhan, khusnudzon selalu karena Dia Maha Baik.

Kita sering melewatkan kejadian yang menimpa kita tanpa mengambil hikmah sedikitpun darinya. Seolah semua kejadian berlalu begitu saja. Ini berat bagi yang baru belajar berkholwat hatinya dengan Alloh. Tapi andai kita sudah terbiasa, maka hidup ini betapa ringan, asli, sangaaaat ringan.

Beban apapun terasa berat karena posisi kita yang selalu salah menaruh beban tersebut. Kita sering menaruh bebannya pada yang lemah, jadi yaa terasa berat. Posisi yang benar adalah dengan menaruhnya pada Yang Maha Kuat… Alloh.. sudah titik ga pakai koma. Manusia, materi dan segala unsur kehidupan ini hanya sebatas support saja, bukan eksekutor.. (semoga sahabat semua faham maksud saya)

Link-kan selalu hati kita ke Alloh, menghadapi apapun, menemui apapun, tertimpa masalah apapun… Yakini Dia Maha Baik, sangat Baik. Dia tidak pernah, belum pernah dan tak akan pernah menimpakan sesuatu diluar kemampuan hamba-Nya…

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَا‌ۚ “…

author
Penulis: 
Catatan Sederhana Kang Aef

Tinggalkan pesan "Dia Maha Baik dan Selalu Baik"