PSGC Ciamis Menang Lagi, Kuat di Posisi Kedua

Tidak ada komentar 127 views

By : Kamil Satu “KaKa”

Biasa sore ini aku dengan ayah nonton lagi pertandingan sepak bola ke stadion. PSGC Ciamis lawan Persibangga Purbalingga. Ceritanya sama dengan kisahku yang sebelumnya. Sholat ashar dulu di masjid terminal. Baru kemudian ke stadion.

psgc-persibangga 2-1 b

Foto : Aku dan ayah, saat istirahat babak pertama

Ketika masuk stadion waduuuuh PSGC sudah kalah 1-0. Aku mencari tempat yang pas di depan dekat pagar pembatas penonton. Akhirnya goooool lewat finalti, 1-1 sampai babak pertama beres. Aku tidak jajan karena sudah bawa bekal berupa snack dan minuman susu, mamah yang menyiapkan. Ditambah lagi ayah kan lagi puasa senin, jadi aku juga menghargai tidak jajan. Mamah ada nge-WA ke ayah, katanya sedang nonton juga di TVone.

psgc-persibangga 2-1 a

Foto : Pertandingan babak pertama berakhir

Babak kedua dimulai, dan permainan seru. PSGC mainnya bagus pisan, menurut ayah juga permainannya lebih bagus dibanding saat melawan PSCS. Banyak peluang tapi tidak jadi gol. Akhirnya entahlah menit keberapa Joko Sasongko memanfaatkan keadaan ramai (kemelut-Red) di depan mulut gawang dan Gooolll…Goooolll…Gooollll berubah menjadi 2-1 untuk PSGC.

Setelah membuat gol, PSGC tidak berhenti menyerang, banyak lagi peluang tidak jadi gol. Termasuk finalti di menit akhir, eeeeh tidak jadi gol. Pertandinganpun selesai. Hasil ini membuat PSGC kuat di posisi ke-2, dibawah PSS Sleman.

psgc kedua

Picture : Klasemen PSGC

Aku dan ayahpun pulang, dan waduuuuuuuhhhh macet panjaaaaaang pisan, bukan karena pertandingan sepakbola, tapi macet karena acara mengantar yang mau haji. Kasihan mobil dan bus. Keperluan mereka terganggu, terlambat karena macet ini. Kenapa sich mau haji saja harus diantar banyak orang. Satu orang yang akan haji, yang anternya berapa mobil. Ya iya macet…

Kasihan tuch pengguna jalan yang lain, mungkin saja ada yang buru-buru, atau bus harus cepat sampai ke tempat tujuan, terganggu karena kegiatan ini.

Kalau kata ayah mah ini yang salah siapa? Yang nganter yang mau haji atau polisi dan bagian perhubungan yang tidak menyiapkan strategi supaya tidak macet?.

Kalau menurutku : Apa-apan, mau apa sich anter-anter yang mau berangkat haji sampai banyakan begitu, sampai satu kampung, cukup keluarganya saja padahal mah. Tapi benar juga kata ayah kenapa pak polisi tidak menyiapkan cara supaya tidak macet, kan tau pasti akan banyak yang anter haji.

Itu saja ceritaku kali ini…

author
Penulis: 
Catatan Sederhana Kang Aef

Tinggalkan pesan "PSGC Ciamis Menang Lagi, Kuat di Posisi Kedua"