Sholat Hajat Level Mendesak (sebuah pemaknaan hajat sesungguhnya)

2 comments 6725 views

Sholat Hajat Level Mendesak (sebuah pemaknaan hajat sesungguhnya)

Sholat hajat, mendengar namanya pasti sudah tidak asing lagi bagi kalangan kaum muslimin. Bahkan anak sekolah dasar pun sudah mendengar dan belajar tentang sholat hajat ini. Sebuah sholat yang disinyalir menjadi salah satu media meminta ke Alloh mengenai hajat, cita-cita, harapan, mimpi, keinginan, target, rencana dan sebagainya.

Di kalangan ulama ada yang mengklasifikasi sholat hajat kedalam beberapa tata cara pelaksanaan sebagai penguatan riyadhoh. Semuanya berdasarkan hadits dan atau dinukil dari kitab-kitab para ulama sholihin.

Lihat judul artikel ini, menarik bukan ?? Namun sebelum saya sharing sholat hajat level mendesak, saya ingin menegaskan bahwa tulisan ini bukan untuk mempermasalahkan atau bahkan memperdebatkan keshahihan dalil-dalil tentang sholat hajat. Ampuuun dech pokoknya, saya hanya bagian dari umat islam yang fakir ilmu. Tulisan ini murni sebuah aplikasi riyadhoh yang pernah saya lakukan. Tata cara nya berdasarkan ilmu yang saya dapat saat zaman waktu remaja ikut ngaji ditambah oleh beberapa buku atau kitab yang pernah saya baca, termasuk yang terbaru adalah karya utadz Yusuf Mansur dan ustadz Amir Kumadin.

Teman-teman perlu ketahui, memang ada sebagian ulama yang melarang sholat hajat karena tidak jelas tuntunannya. Mereka menganggap bahwa semua hadits tentang sholat hajat adalah lemah, jadi tidak boleh diamalkan. Tapi sebagian ulama yang lain menganjurkan sholat hajat, sebagai bagian dari cara kita meminta kepada Alloh karena rosulpun pernah melakukannya. Saya angkat tangan dech kalau diminta pendapat seperti ini heee (bukan kapasitasnya). Silahkan tanya saja langsung ke para ulama di daerah teman-teman yach..

Saya hanya mau share, sekedar share saja yach !! Keputusan dan tindakan ada ditangan teman-teman.

Ada tata cara sholat sunah hajat yang dikategorikan level mendesak. Pemberian nama level mendesak ini saya ambil dari salah satu buku karya ustadz Yusuf Mansur. Sekaligus sesuai dengan pengalaman yang pernah saya alami disaat-saat mendesak.

Disebutkan oleh syekh Muhammad Alwi Almaliki Alhusaini dalam kitabnya “Abwaab Alfarj”, bahwa Ibnu Abbas; salah seorang shabat Rosul yang banyak meriwayatkan hadits bilang :

“barangsiapa yang memiliki hajat kepada Alloh, hendaklah dia berada di tempat yang tidak dilihat oleh seorangpun, berwudhu dengan sempurna, dan sholat empat rokaat (sholat hajat) dengan membaca surah Alfatihah setiap rokaatnya. Lalu membaca surat Al Ikhlas sebanyak 10 kali pada rokaat pertama, 20 kali pada rokaat kedua, 30 kali pada rokaat ketiga dan 40 kali pada rokaat ke empat. Setelah selesai sholat hendaklah dia membaca lagi surat Al Ikhlas sebanyak 50 kali, membaca sholawat nabi sebanyak 70 kali, dan membaca la haula wa la quwwata illaa billaah sebanyak 70 kali”, setelah itu barulah berdo’a segala hajat yang dianggap mendesak.

Saya pernah mengamalkan sholat hajat level mendesak ini.

Pertama saat anak pertama dan istri memiliki hajat ingin masuk pada salah satu pesantren tahfidz favorit, waktu itu mendesak banget (dilema yang sangat urgen), pokoknya seminggu harus bisa ada jawaban (ceritanya panjang dan unik penuh miracle, lain kali di artikel selanjutnya dech saya bahas), alhamdulillah hanya dalam hitungan hari prosesnya beres semua, tanpa kendala dan jawabannya pun mampu menjawab 2 hajat sekaligus.

Kedua saat ingin diterima sebagai publisher di salahsatu program online (saat riyadhoh nya pun iseng coba-coba saja, siapa tau bener ini hajat yang mendesak), alhamdulillah hanya dalam hitungan hari diterima sebagai bagian dari publisher mereka, koq bisa, ga paham dech (ini yang kemudian disebut salah satu trik langit dalam ngonline heee).

Ketiga saat anak terbaring dirumah sakit, ini adalah ujian pertama ketika anak dan istri hijrah ke Ciamis, tanpa ada keluarga dan teman yang tau. Kondisinya tidak stabil selama berhari-hari. Saat itu saya rasa adalah kondisi yang sangat mendesak untuk kesembuhan anak. Dan ternyata keajaiban datang, alhamdulillah kondisinya makin membaik dan terus membaik, hingga besoknya dinyatakan sehat dan diperbolehkan istirahat di rumah.

Ada hal mendasar yang kemudian ingin saya tegaskan dalam catatan sederhana ini :

  1. Bisa jadi memang hajat mendesak saya di ijabah salah satunya karena riyadhoh sholat hajat level mendesak tersebut, tapi ada asbab yang utama yaitu keyakinan, sehingga kualitas sholatnya pun berbeda, makna surat al ikhlas yang dibaca berulang-ulang seakan menjadi pemompa keyakinan untuk terus yakin bahwa Dia Maha Esa, Dia tempat bergantung segala hajat dan seterusnya.
  2. Bisa jadi juga hajat saya di ijabah bukan karena riyadhoh sholat hajat level mendesak tersebut, tapi karena riyadhoh lainnya yang berjalan berdampingan saya lakukan. Bisa jadi karena sedekah, bisa jadi karena dhuha, bisa jadi karena rutinitas baca qur-an atau amalan lainnya. Tapi meskipun bukan menjadi sebab terwujudnya hajat, kita pasti dapat pahala dari amalan tersebut dan pasti juga ada konversi hadiah dari Alloh untuk urusan dunianya.
  3. Sebenarnya tanpa melakukan sholat hajat level mendesak pun, anda bisa mewujudkan segala hajat selama pemenuhan semua yang wajib terlaksana dengan kualitas. Cukup berdo’a sesudah sholat wajib saja sudah kekuatan yang maha dahsyat. Namun sekiranya ada pengungkit untuk melesatkan amalan wajib kita, kenapa tidak kita pakai.. dan amalan pengungkit tersebut adalah semua yang sunnah.
  4. Jangan pernah menganggap atau menaruh harapan berlebihan dalam sholat hajat level mendesak ini, tapi lakukan semuanya dengan penuh keikhlasan dan keyakinan karena itulah iman sesungguhnya, sehingga posisi harapan tetap ditaruh di posisi Alloh dengan media sholat hajat.
  5. Lihat judul artikel ini, khususnya yang didalam kurung !! Temukan makna hajat sesungguhnya dalam sholat hajat, yaitu hanya Alloh lah yang sanggup mewujudkan segala hajat kita, maka datanglah pada Dia, kejar terus Dia… itulah makna sholat hajat. “Jangan lihat sholat hajatnya, tapi lihat Allohnya”

Akhir dari tulisan ini saya tidak akan mengajak teman-teman untuk melakukan riyadhoh sholat hajat ini, silahkan diresapi saja, dan kalau sekiranya perlu di coba ya silahkan, toh tidak ada salahnya mendekati Alloh dengan berbagai cara.

Selamat mencoba bagi yang mau nyoba dan semoga menjadi tadabbur yang melengkapi khasanah pengetahuan bagi yang hanya sekedar menjadi lieratur. Salam sukses bagi kita semua.. aamiin.

author
Penulis: 
Catatan Sederhana Kang Aef
  1. author

    Adin Ikhwan1 tahun ago

    Hamdallah, lebih termotivasi. selain itu, saya dapat ilmu baru tentang tatacara shalat hajat. makasih. 😉

    Balas
    • author
      Penulis

      Kang Aef1 tahun ago

      Siap kang.. praktekin az.. urusan yang mendesak yach..heee. Tidak ada yang gagal kalo sudah merapat dengan Alloh mah, yang ada hanya di konversi ke hajat yang lain..Pasti..!!

      Balas

Tinggalkan pesan "Sholat Hajat Level Mendesak (sebuah pemaknaan hajat sesungguhnya)"